< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=2352332691671240&ev=PageView&noscript=1" />

Ke Kobe Pakai Pocket Wifi Skyroam

Publish:2020-01-10 14:40:26  PageView:18

Ke Kobe Pakai Pocket Wifi Skyroam

Pengalaman selama travelling di Jepang cukup membuatku terkesan. Jepang dengan segala kemajuan teknologinya mampu membuatku kagum dengan kemajuan yang ada di negeri Jepang. Kemajuan teknologi juga bisa dilihat dari berbagai sisi. Tidak hanya telekomunikasi, bidang lain juga mengalamai kemanjuan yang pesat di Jepang mulai dari dunia penelitian, pendidikan, transportasi, industri kimia, tekstil, dan lain-lain. Tak heran jika Jepang dijuluki Macan Asia pada saat ini.

Selama di Jepang, aku berkeliling dari kota Tokyo, Kyoto, Kobe, Sapporo, dan Osaka. Aku datang ke Jepang untuk berlibur dan sekalian menemui teman-temanku yang berkuliah atau bekerja di Jepang. Rasanya hebat bisa ketemu dengan teman-teman yang bisa tembus kuliah dan kerja di Jepang. Padahal, mereka dulunya bukan anak yang juara kelas atau ranking atas di sekolah. Namun, mereka bisa menembus persaingan kerja di Jepang.

Menembus persaingan kerja di Jepang tidaklah mudah. Selain bahasa Inggris, kita dituntut untuk bisa bahasa Jepang juga jika ingin bekerja atau kuliah di Jepang. Karena di Jepang, orang-orangnya masih memegang budaya Jepang dengan kental seperti huruf Jepang, bahasa Jepang, hingga aplikasi chat asli Jepang semuanya memakai bahasa Jepang. Bahasa Jepang menjadi sebuah keharusan bagi orang non Jepang yang ingin berkarir di Jepang.

Menembus persaingan kerja di Jepang membuat teman-temenku belajar bahasa Jepang dengan sangat keras. Mereka harus bisa lolos tes bahasa Jepang yang harus mencapai skor tertentu. Kalau tidak salah, harus menjadi level N2 atau N1 gitu. N maksudnya adalah native. Semakin kecil nilai N nya maka semakin bagus nilai bahasa Jepangnya. Dengan rumitnya huruf Jepang buat orang Indonesia, tentu menruutku teman-temanku ini sangat hebat.

Ketika di Jepang, aku menanyakan ke teman-temanku mengenai segala keperluan yang diperlukan selama berada di Jepang. Aku menanyakan mulai dari makanan, pakaian, hingga paket internet selama di Jepang. Paket internet yang ada di Jepang menjadi penting karena aku mau liburan dan mengupdate liburanku di media sosialku. Aku ingin agar bisa seperti teman-temanku yang lagi liburan ke luar negeri. Bukan untuk sombong, tapi hanya sekedar berbagi cerita siapa tahu dapat rejeki lebih di Jepang.

Aku sebelum pergi ke Jepang mencoba untuk membandingkan harga SIM card Jepang dan harga sewa pocket wifi atau travel wifi ke Jepang. Aku dengar katanya untuk harga sewa travel wifi ke Jepang cukup murah untuk ke Jepang. Aku mencoba untuk membandingkan dan ketemu dengan artikel Skyroam. Harga sewa pocket wifi Jepang ternyata setelah kubaca memang jauh lebih murah dibandingkan beli SIM card di Jepang.

Untuk SIM card Jepang, ternyata harganya cukup mahal kalau untuk orang Indonesia. Harga SIM card yang ada di Jepang dengan berbagai merk rata-rata dijual dengan harga 7000 Yen atau sekitar Rp 900.000. Cukup tinggi ya? Kalau di Indonesia mungkin SIM card dijual mulai Rp 10.000. Dan kuota yang didapatkan hanya 4-5 GB. Sedikit sekali untuk ukuran orang yang suka membuka Instagram dan Youtube apalagi di saat travelling.

Lalu, untuk harga sewa pocket wifi Jepang sendiri, aku cukup kaget karena harganya sangat murah. Harga sewanya adalah Rp 60.000/device/hari. Jadi, kalau aku pergi selama 5 hari di Jepang, aku hanya perlu membayar Rp 300.000 saja. Lebih murah daripada jika membeli SIM card di Jepang. Dan kuotanya unlimited sehingga sangat hemat. Uniknya, pocket wifi ini bisa dipakai sampai 5 device sehingga sangat hemat kalau kita berombongan. Kalau beli SIM card masing-masing dan kita ada rombongan 5 orang saja, maka kita harus keluar duit sektiar Rp 4,5 juta sendiri hanya untuk SIM card.

Dengan harga segitu, ternyata sudah cukup untuk bisa mengcover kebutuhanku selama di Jepang. Dengan kuota unlimited rasanya itu sangat membantu apalagi kalau pengen buka Instagram atau Youtube. Rasanya cukup untuk meng cover kebutuhan selama aku di Jepang dan cukup untuk untuk rombonganku karena 1 device bisa konek sampai 5 device. Benar-benar solutif untuk pemakaiannya.

Akhirnya, ketika di Bandara SOekarno-Hatta, aku memutuskan untuk memakai pocket wifi Jepang dari Skyroam. Enaknya gak perlu repot-repot datang ke kantornya. Cukup di bandara dan kita bisa mendapatkan pocket wifi yang kita inginkan dengan mudah. Dan untuk pengembaliannya bisa juga di tempat yang sama sehingga kita juga tidak perlu repot lagi untuk mengembalikan setelah travelling selesai.

Ketika di Jepang, memang jaringan internet dari pocket wifi Skyroam ini sangat lancar. Bahkan, masih lancar dan cepat ketika dipakai sampai 5 device mulai dari laptop sampai HP. Dengan harga yang murah, rasanya ini adalah solusi terbaik buat para traveller ke Jepang yang membutuhkan paket internet. Rasanya belum pernah memakai paket internet semurah ini di luar negeri.

Oh ya sekedar info, untuk booth resmi Skyroam ada di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Dengan adanya booth resmi tersebut, apalagi di 2 tempat, cukup memudahkan para traveller untuk bisa mendapatkan pocket wifi Skyroam. Kita juga bisa mengembalikannya di 2 tempat tersebut tergantung terminal mana yang paling dekat dengan gate keberangkatan dan kedatangan.

Finally, travelling di Jepang akhirnya berjalan dengan lancar. Alhamdulillah, dengan bantuan Skyroam, internetan di luar negeri jadi gampang. Nanti kalau kalau aku mau keluar negeri lagi, kayaknya bakal pakai modem wifi Skyroam lagi.

See you. Semoga perjalanan liburanmu menyenangkan ya!!

Subscribe Now! Get 5% Off Discount