< img height="1" width="1" style="display:none" src="https://www.facebook.com/tr?id=2352332691671240&ev=PageView&noscript=1" />

Tempat Sewa Modem Wifi ke Jepang Murah

Publish:2020-01-10 14:36:28  PageView:421

Tempat Sewa Modem Wifi ke Jepang Murah

Liburan ke Kobe cukup membuatku terkesan. Kobe yang notabene kota di pinggiran pantai di Jepang cukup unik jika dilihat dari sisi bangunan dan arsitekturnya. Kobe memiliki tempat-tempat wisata yang menarik dan menurutku sangat cocok untukku yang suka wisata alam dibandingkan wisata buata. Kobe menawarkan pemandangan yang gak kalah indah dengan tempat-tempat lain di dunia ini.

Kenapa aku memilih Kobe? Sebenarnya alasannya cuma karena ingin berbeda aja dengan orang-orang. Orang-orang Indonesia kebanyakan kalau ke Jepang biasanya ke Tokyo, Kyoto, atau Osaka. Tiga kota yang mungkin menjadi kota yang sering menjadi jujugan orang Indonesia kalau ke Jepang. Kobe menjadi kota alternatif yang menurutku cukup bagus untuk rekreasi keluar dari rutinitas yang melelahkan di kantor di Indonesia.

Di artikel ini, aku akan membahas Kobe dari sisi kulinernya. Dimana Kobe terkenal sekali dengan kuliner dagin sapi alias beef. Banyak sekali menu daging sapi yang bisa dinikmati di Kobe dengan berbagai jenis masakan yang tentu bisa kita nikmati mulai dari street food sampai restoran mewah. Semua ada di Kobe, tergantung dari budget dan pilihan masing-masing untuk menikmati kuliner daging sapi di Kobe.

Bagi pecinta kuliner apalagi daging-dagingan, Kobe Beef atau Kobegyu pasti terdengar familiar dan istimewa. Dengan harganya yang mencapai 4 juta per 870 gram, daging sapi Kobe ini menjadi daging sapi termahal di dunia dan membuat siapa pun penasaran untuk mencicipinya.

Namun tentu saja bukan hanya harganya yang menjadikannya populer. Sesuai dengan harganya yang tinggi ini, daging sapi Kobe memiliki kualitas yang tinggi yang telah diakui oleh juru masak dari seluruh dunia.

Pada dasarnya daging sapi Kobe berasal dari sapi Tajima dan tergolong salah satu ras Wagyu. Daging sapi Kobe memiliki permarmeran (marbling) yang baik dan kandungan lemak tak jenuh yang sangat banyak sehingga menghasilkan tektur yang lembut dan kenyal. Biasanya Kobe beef disajikan sebagai steak, sukiyaki, shabu-shabu, sashimi, dan teppanyaki.

Tajima adalah sejenis sapi langka asli Jepang. Setelah sapi Kobe dilahirkan, cara mereka dirawat menentukan seberapa bagus kualitas dagingnya, terutama tekstur dan tingkat kelembutan, serta bagaimana pola marble atau marmer yang ada di dalam lemak Kobe beef.

Di wilayah Kobe, ada banyak restoran yang menyajikan daging sapi Kobe dan 95% diantaranya tersertifikasi secara khusus untuk menyajikan daging sapi Kobe. Untuk memastikannya, setiap restoran pasti memajang sertifikat mereka di dalam restoran. Kobe beef tersebut biasanya disajikan sebagai Teppanyaki dimana chef akan memotong dan memanggang daging secara langsung di hadapan kita, atau Yakiniku yang bisa kita panggang sendiri sesuka hati.

Daging sapi inilah yang berkontribusi terhadap popularitas kota Kobe di mancanegara. Kota Kobe sendiri terletak di Prefektur Hyogo. Daya tarik yang dimiliki Kobe adalah kulinernya yang lezat serta banyaknya tempat wisata yang menarik, seperti berikut ini.

 

1. Kobe Harborland

Tempat yang membuat Kobe menjadi kota pesisir istimewa adalah "Kobe Harborland". Di tempat ini terdapat Port Tower dan monumen, benar-benar tempat yang terkesan modern. Oleh karena itulah Kobe Harborland menjadi spot foto yang terkenal di kalangan wisatawan.

Port Tower adalah menara yang menjadi simbol dari Kobe Harborland. Tidak hanya pemandangan malam Kobe, pencahayaan lampu pada Port Tower juga membuat menara ini menjadi pemandangan yang sayang untuk dilewatkan.

Kita bisa datang ke Kobe Harboland sambil menikmati keindahan pesisir dan menikmati anginnya yang semilir pada musim panas. Di Kobe Harboland ini kita bisa bersantai dan mengunjungi beberapa jajaran kafe yang ada di sana.

Alamat: 1 Chome-3 Higashikawasakicho, Chuo, Kobe, Hyogo 650-0044, Jepang

Akses: Dari Stasiun Sannomiya-Kobe kita naik kereta JR Kobe Line sampai Stasiun Kobe, lama perjalanannya 2 menit

 

2. Nankin-machi, Kobe Chinatown

Nankin-machi adalah salah satu Chinatown terbesar yang ada di Kobe. Kita bisa menikmati berbagai jenis makanan yang ada di sana. Berbagai street food yang murah meriah dan menggunggah selera bisa kita santap di Nankin-machi. Mulai dari makanan khas Cina, makanan khas Jepang seperti takoyaki dan okonomiyaki, sampai pernak-pernik khas Cina bisa kita temukan di tempat ini.

Alamat: 1 Chome-3-18 Sakaemachidori, Chuo, Kobe, Hyogo 650-0023, Jepang

Akses: Jalan kaki dari Stasiun Sannomiya kea rah barat menuju stasiun Motomachi. Area Kobe Chinatown bisa dicapai dengan 10 menit berjalan kaki, tiga blok di selatan Stasiun Motomachi (Hyogo).

 

3. Naruto Park

Mungkin mendengar nama ini kita langusng mengingat anime Naruto. Mungkin banyak dari kalian yang belum mengetahui fakta ini, ternyata nama anime Naruto itu dipilih untuk mempromosikan nama taman di Kobe ini.

Di Naruto Park ini kita bisa melihat pemandangan yang menakjubkan, yaitu sebuah pusaran air di laut yang selau berputar setiap waktu dan tidak pernah berhenti. Ukuran pusaran itu bisa mencapai 20 meter, dan merupakan salah satu pusaran di laut yang tercepat di dunia. Sembari melihat pusaran, di tempat ini kita juga bisa melihat berbagai kapal yang lewat.

Alamat: Fukuike Narutocho Tosadomariura, Naruto, Tokushima 772-0053, Jepang

Akses: Pusaran ini terletak di bawah jembatan yang menghubungkan pulau Awaji, Hyogo dengan Prefektur Tokushima.

 

4. Kuil Ikuta: Kuil Penyambung Tali Jodoh

Kuil Ikuta di Kobe terkenal sebagai kuil penyambung tali jodoh. Kuil yang juga populer di kalangan warga lokal ini memliki sejarah panjang dan tercantum di dalam buku kuno Jepang "Nihon Shoki". Letaknya yang mudah dijangkau karena tidak jauh dari stasiun membuat kuil ini ramai dikunjungi, terutama saat tahun baru.

Pada tanggal 3 Februari, di kuil ini diadakan ritual Setsubun dengan melemparkan kedelai dari atas panggung di dalam halaman kuil. Setsubun merupakan ritual tradisional Jepang sebagai doa untuk menyambut tahun yang baru agar terhindar dari kesialan dan bencana selama setahun ke depan. Saat ritual setsubun, orang-orang melakukan permohonan sambil melempar kedelai sebagai simbolis untuk mengusir kesialan dan mengundang keberuntungan. Ritual setsubun yang dilakukan di kuil ini terkenal di seluruh Jepang, bahkan setiap tahunnya selalu ada selebriti yang datang untuk mengikuti ritual setsubun di sini.

Alamat: 1 Chome-2-1 Shimoyamatedori, Chuo, Kobe, Hyogo 650-0011, Jepang

Akses: 10 menit jalan kaki dari JR Kobe Line Stasiun Sannomiya

 

5. Sannomiya: Pusat Kota Kobe yang Selalu Ramai

 

Sannomiya adalah pusat kota Kobe yang selalu ramai dikunjungi orang-orang dari Kobe dan sekitarnya. Di Sannomiya inilah, semua kegiatan Kobe terpusat. Macam-macam toko dan fesyen terbaru dapat kita temui di sini.

Sannomiya terkenal dengan toko-toko yang menjual kerajinan tangan dan alat tulis berkualitas tinggi. Selain itu, ada juga toko-toko jajanan asli Kobe yang terkenal di seluruh Jepang, toko alat tulis berskala besar, dan toko-toko fesyen yang banyak digemari anak muda. Salah satu keunikan jalanan Sannomiya adalah di sini kita dapat menemukan bangunan berlantai dua yang biasanya sulit ditemukan di Jepang.

Alamat: Sannomiyacho, Chuo, Kobe 650-0021, Hyogo, Jepang

Akses: 2 menit jalan kaki dari Stasiun Sannomiya

Kuliner daging sapi disana sangat menarik bagiku. Ketika aku sharing tentang masakan beef di Kobe, banyak sekali teman-temanku yang menanyakan karena daging sapinya dimasak mirip dengan rendang. Aku pun tertawa mendengar hal itu. Ada juga yang menanyakan resep masakan daging sapi di Jepang. Tentu saja aku tidak tahu.

Perjalanan di Kobe benar-benar luar biasa. Apalagi ketika aku buka media sosial, aku tidak perlu repot beli dan pasang SIM card di HP ku. HP ku yang dual SIM juga sudah penuh sehingga kalau harus beli SIM card lagi tentu akan merepotkan. Aku mencoba memakai pocket wifi yang direkomendasikan oleh teman-temanku yang sudah pernah mencoba pocket wifi.

Benar juga, pocket wifi dari Skyroam lumayan kencang dan stabil selama di Kobe. Harganya pun murah cuma Rp 300.000 untuk 5 hari dan kuotanya unlimited. Aku dan rombonganku bisa hemat banget untuk paket internet. Kalau dibandingin dengan SIM card di sana, harganya sampai 7000 Yen atau Rp 900.000 untuk kuota 5 GB. Dan kalau aku dan rombongan 4 orang beli SIM card semua, mungkin sudah Rp 3,6 juta yang sudah kami habiskan di Kobe untuk SIM card aja. Jadi , pilihan memakai pocket wifi adalah pilihan terbaik.

Well, mungkin itu sedikit pengalamanku di Kobe. Kalau kamu punya pengalaman serupa, kamu bisa share ke aku dan kamu bisa tambahin tempat lain di Kobe yang menurutmu menarik dan bagus. Sampai jumpa di Kobe lagi ya ! 

Subscribe Now! Get 5% Off Discount